Wednesday, April 11, 2018

Tahun Baru, Hidup Baru, Kesibukan Baru

Haloo......

Sepertinya sudah berdebu sekali Red Momiji ini. Sampai-sampai si pemilik MyST ini sudah malas untuk mengingatkanku menulis di laman yang dia buat ini. Hehe maafkan ya...

Readers yang budiman dan tidak julid, saya ingin berbagi kesenangan yang saya terima sejak hari Valentine 2018. Tepatnya di hari itu, 2 kebahagiaan terbesar saya terjadi. Pagi hari, saya mendapat email mengenai penerimaan di tempat saya bekerja full time ini, dan sore harinya, dosen pembimbing saya diganti. Kenapa dosen pembimbing saya diganti? Nanti akan saya ceritakan ketika bertemu langsung saja. Biar readers ga jadi julid hehehe.

Maka dari itu, tepat 4 April, saya resmi menyandang status Working Visa. Dan kemudian, mulai tanggal itu pula kesibukan saya bertambah. 9 ke 9 bekerja, pulang mengerjakan data penelitian baru, 4 am - 9 am persiapan masak bekal dll. Sungguh menjadi seorang yang sudah bekerja itu melelahkan sekali. Dan, saya jadi bertepuk tangan luar biasa untuk ibu2 bekerja di Jepang ini. Bayangkan saja, mereka sudah bekerja, kemudian masih merawat anak2nya di rumah, masih melayani suaminya. Dan semua itu dilakukan tanpa pembantu. Bagaimana tidak luar biasanya mereka??

Anyway, nanti kalau sabtu-minggu, saya usahakan untuk menulis update. Ditunggu yaa....

Salam dari yang sedang merindukan masa full kuliah,

Ai


Wednesday, January 17, 2018

Biaya Hidup Di Jepang

Halo readers, apa kabar? Semoga selalu dalam lindungan Tuhan YME.

Kali ini, atas banyaknya permintaan yang masuk, saya akan membahas mengenai biaya hidup di jepang. Berapa perkiraan biaya yang kita butuhkan untuk tinggal seorang diri di Jepang. dikarenakan saya masih single bukan jomblo dan belum menikah, maka saya akan memaparkan perkiraan biaya dari segi individu. Yuk dibaca sampai akhir.


Sumber dari sini.

Rincian Biaya Hidup di Jepang per Bulan


Untuk memperkirakan biaya hidup di jepang, kita harus dibagi menjadi beberapa bagian. Sebelum itu, penting untuk kita mengetahui berbagai pertimbangan yang menentukan besar kecilnya biaya yang akan dikeluarkan.

Pertimbangan dasar tinggal di Jepang:

a. Daerah tempat tinggal

Poin ini sangat penting dalam menentukan perkiraan biaya hidup di jepang. Pasalnya, biaya hidup di Tokyo berbeda jauh dengan biaya hidup di Gifu. Semakin besar kota tempat tinggal, maka semakin besar pula pengeluaran kita.

b. Moda transportasi yang digunakan


Moda transportasi juga merupakan poin terpenting dalam menentukan perkiraan biaya hidup di jepang. Karena, akan menjadi berbeda pengeluaran kita apabila kita berangkat ke kampus dengan berjalan kaki atau bersepeda dibandingkan dengan yang menggunakan mobil atau transportasi umum.

Dengan dua pertimbangan di atas, maka saya akan mencoba membedah perkiraan biaya melalui rata-rata terendah (diperuntukkan bagi readers yang akan tinggal di kota kecil) dan rata-rata terendah tertinggi (diperuntukkan bagi readers yang akan tinggal di kota besar). Rata-rata terendah tertinggi ini adalah rata-rata  terendah dari pengeluaran tertinggi yang dapat dikeluarkan oleh teman-teman yang tinggal di daerah metropolitan. Disini saya akan mengeluarkan perkiraan biaya apabila tinggalnya di Asrama Kampus. Karena sudah pasti biaya untuk sewa tempat tinggal beserta pemakaian listrik, gas dan air dapat berkurang hingga 50%.

Perkiraan Biaya Hidup di Jepang
Berikut adalah hasil pembedahan saya tentang biaya hidup di jepang tidak termasuk biaya transportasi. Karena, biaya transportasi adalah salah satu biaya yang bagi saya sulit untuk diperkirakan. jadi, saya asumsikan biaya perkiraan ini adalah untuk kita yang menggunakan moda transportasi jalan kaki dan bersepeda.

1. Biaya Sewa Apartemen di Jepang

Seperti yang sudah dijelaskan di atas pada poin pertimbangan (a), semakin besar kota tempat kita tinggal, semakin tinggi pula biaya pengeluaran kita. contohnya, untuk sewa apartemen saya, satu bulan sebesar 25.000 yen untuk single room. Untuk kota kecil seperti saya, harga tersebut merupakan harga sewa yang tergolong murah, meskipun ada yang lebih murah lagi sekitar 12.000 yen. Namun, mari kita pakai harga apartemen saya sebagai patokan rata-rata terendah. Untuk kota besar, rata-rata biaya apartemen murah adalah sekitar 40.000 hingga 60.000 yen (bisa lebih) untuk ukuran single room. Mari kita ambil rata-rata tertinggi, yaitu 60.000 yen per bulan.

2. Biaya Pemakaian Air, Gas dan Listrik di Jepang


Pemakaian air, gas dan listrik tentu saja menyesuaikan dengan penggunaan. namun, mari kita asumsikan pemakaian tertinggi dari kebutuhan tersebut. Pemakaian tertinggi gas dan listrik di jepang akan terjadi pada saat menjelang akhir musim gugur ke musim dingin hingga menjelang akhir musim semi. Sedangkan untuk musim panas, kita masih bisa mengontrol sedikit pengeluaran terutama di pengeluaran gas.

Untuk pemakaian air, dapat berbeda-beda. Beberapa apartemen memasukkan biaya air dalam biaya sewa bulanan, dan beberapa apartemen menarik biaya air per bulan sebesar 1000 yen hingga 2000 yen.

Untuk pemakaian gas, akan berbeda juga tergantung dengan penggunaan. Berapa kali sehari kita mandi, dan berapa sering kita memasak juga mempengaruhi besarnya biaya gas. Satu lagi yang paling penting dalam menentukan biaya perkiraan gas adalah, apakah apartemenmu menggunakan jasa perusahaan gas yang menarik biaya abodemen atau tidak. Untuk kasus apartemen saya, saya diwajibkan membayar biaya abodemen sebesar 2200 yen setiap bulan, dimana apabila 1 bulan saya tidak menggunakan gas sekalipun, saya tetap harus membayar sejumlah sekian kepada perusahaan gas. Buat saya itu sungguh lintah darat memberatkan. Kita ambil pemakaian gas sebesar 5000 yen hingga 7000 yen per bulan. Pemakaian tersebut saya dapat pada saat musim gugur. Dimana saya tidak terlalu sering memasak dan juga tidak terlalu sering mandi. Ingat, biaya gas dapat membengkak di tengah musim dingin.

Pemakaian listrik pun sangat tergantung seberapa borosnya kita. Namun, di masa musim dingin, kita benar-benar tidak bisa lepas dari penggunaan Air Conditioner (AC). AC di jepang adalah ebnar-benar Air Conditioner yang bisa diatur sebagai pendingin dan juga pemanas. Saya ambil contoh penggunaan rata-rata listrik saya satu bulan, yaitu 10.000 yen hingga 18.000 yen.

Mari kita jumlahkan dua poin penting ini terlebih dahulu kedalam biaya dasar.

Biaya Apartemen       : 25.000 yen             hingga            60.000 yen
Biaya Air                   :   1.000 yen             hingga               2.000 yen
Biaya Gas                   :  5.000 yen             hingga               7.000 yen
Biaya Listrik              : 10.000 yen             hingga            18.000 yen

Total biaya dasar       : 41.000 yen hingga 87.000 yen

3. Biaya Makan dan Belanja Makanan di Jepang


Biaya tersebut bisa kita bagi menjadi biaya masak sendiri dan biaya makan diluar. Untuk readers yang tidak bisa memasak, atau tidak punya waktu memasak, maka kita bisa kategorikan sebagai biaya makan diluar. Tentunya, jika biaya makan diluar akan mengurangi biaya pemakaian gas.

Untuk masak sendiri, dalam satu minggu, rata-rata saya berbelanja kebutuhan saya sebesar 5000 yen. Jumlah tersebut sudah saya asumsikan dengan harga beras sebulan yang dibagi per minggu dan biaya daging dan ayam per kilo yang tentu saja kita tidak mungkin memasak itu dalam seminggu, kecuali untuk kebutuhan acara kumpul-kumpul. sehingga kita akan membutuhkan sekitar 20.000 yen per bulan.

Untuk makan di luar, biayanya pun bervariasi. Jika makannya bento dari convenience store, kita dapatkan harga rata-rata 500 yen (bento dan minum) sekali makan. Namun, jika kita makan di warung makan, kita ambil rata-rata 1000 yen untuk sekali makan. Mari kita asumsikan kita makan di rumah makan. Jadi, untuk 1 kali makan, kita dapatkan biaya 750, maka kita akan menghabiskan 2250 yen dalam sehari. Itu artinya, kita membutuhkan  67500 yen sebulan.

4. Biaya Rumah Tangga Bulanan di Jepang


Tentu saja kita memerlukan keperluan lain, misalkan membeli pembalut untuk wanita, membeli air minum galon (apabila air ledeng nya terasa tidak enak), kebutuhan mandi, bersih-bersih rumah dan sebagainya. Kita asumsikan antara 10.000 yen hingga 20.000 yen.

5. Biaya Tidak Terduga


Untuk biaya tidak terduga adalah biaya yang saya asumsikan untuk keperluan seperti kesehatan atau kecelakaan, tiba-tiba ingin beli baju atau sepatu dan lain sebagainya. Kita asumsikan besarnya biaya tersebut adalah 10.000 yen hingga 20.000 yen.

6. Biaya Komunikasi


Terakhir dan yang paling penting adalah biaya komunikasi. Biaya ini mencakup telepon dan juga internet. Biaya ini tergantung oleh model telepon/smartphone yang digunakan, dan juga paket data internet yang digunakan. Saya akan menjabarkan paket terendah hingga pemakaian tertinggi, yaitu mulai dari 1.980 yen hingga 15.000 yen.

Total

Maka dengan begitu, perkiraan biaya hidup di jepang adalah:

Biaya dasar                : 41.000 yen   hingga   87.000 yen
Biaya makan              : 20.000 yen   hingga   67.500 yen
Biaya rumah tangga   : 10.000 yen   hingga   20.000 yen
Biaya tak terduga       : 10.000 yen   hingga   20.000 yen
Biaya komunikasi      :   1.980 yen   hingga   15.000 yen
Biaya asuransi            :  2.200 yen 

Total pengeluaran dalam sebulan: 85.180 yen hingga 211.700 yen.

Tentu saja kita bisa menyesuaikan pengeluaran tersebut menjadi lebih kecil. Tetapi, sebagai gambaran readers dalam mencari beasiswa, diharapkan jumlahnya melebehi jumlah pengeluaran rata-rata terendah yang saya rumuskan tersebut.

Jepang itu keras, kawan. Biasakanlah.

Semoga hitungan saya ini dapat menjadi manfaat untuk readers semua yang akan tinggal di jepang dan sedang mencari beasiswa.

Friday, January 12, 2018

Tips: Bagaimana cara PDKT dengan cowok atau cewek Jepang

Hai readers, selamat datang kembali di blog saya. Ijinkan saya mengucapkan Selamat Tahun Baru 2018, semoga di tahun yang baru ini, kita senantiasa diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi segala macam ujian. Amin.

Kali ini, saya akan memberikan tips dan trik tentang bagaimana cara memdapatkan perhatian orang jepang. Setelah beberapa jam yang lalu, saya melemparkan insta story di Instagram saya, karena saya ingin membuat konten YouTube saya. Ternyata, banyak dari teman-teman yang menanyakan hal yang sama, yaitu bagaimana cara bisa mendapatkan cewek / cowok jepang (sebagai pacar). Maka, kebetulan sekali karena saya pun kurang ide untuk menulis apa di awal 2018 ini, saya putuskan untuk berbagi pengalaman saya mendapatkan pasangan orang jepang.

Tips Mendapatkan Perhatian dari Cowok atau Cewek Jepang

Pada dasarnya, PDKT dengan orang jepang itu sama dengan orang Indonesia. Yang membedakan tentu saja adalah masalah bahasa. Mau tidak mau, kita harus menyesuaikan dengan keadaan. Minimal, kita menguasai bahasa Inggris dengan lancar, akan lebih baik lagi apabila kita bisa menguasai bahasa Jepang setingkat conversation level. Gunanya adalah, tentu saja supaya PDKT mu berjalan lancar dan bebas dari kesalahpahaman.

sumber dari sini

Berikut adalah beberapa tips dari pacar saya untuk kalian yang ingin PDKT dengan orang Jepang.

1. Jadi Diri Sendiri

Jadilah dirimu sendiri, jangan berusaha untuk menjadi orang lain, apalagi melebih-lebihkan dirimu sendiri. Orang jepang memang bukanlah orang yang direct dalam hal mengatakan perasaan, tetapi tidak berarti bahwa mereka juga suka dengan kita yang berpura-pura.

Pun dengan hal yang kita sukai atau kita tidak sukai. Jangan sekali-kali berusaha menyukai apa yang dia sukai meskipun sebenarnya kita tidak menyukainya. Misalkan saja, gebetan suka dengan drama korea, jangan memaksakan diri nonton drama korea padahal sukanya sebetulnya dramanya Marvel atau DC Comic. Karena sebetulnya kepribadian kita akan tercermin pada saat kita berbicara langsung dengannya. Dan itu tidak bisa kita tutupi, karena hal itu tercermin secara alami, secara naluriah.

Jika, pait2nya kita sudah menjadi diri sendiri ternyata dia nggak tertarik, jangan menyerah. Cari gebetan lain adalah jalan keluar paling mudah. Bisa jadi, si gebetan tidak cocok dengan kepribadianmu. Tapi, kalau misalkan kamu masih mau mencoba, berikut tips kedua.

2. Beri Perhatian Lebih

Tips kedua adalah, berikan dia perhatian, tapi jangan berharap diperhatikan lebih. Contoh sederhananya adalah, ketika kamu mengucapkan selamat tidur, jangan harap dia akan mengucapkannya balik. Itu saja.

Berikan dia perhatian kecil yang orang lain tidak memperhatikan. Misalnya, ketika dia berganti warna cat kuku, berikan sedikit pujian dengan itu. Orang jepang suka sekali dipuji, apalagi cewek jepang. Meskipun terkesan receh, dan kadang tanggapan mereka malu2, tapi kalau kita rajin memberi pujian dengan tidak berlebih, dia pasti akan menangkap sinyal cinta dari kita juga, koq.

Kalau misalkan trik ini belum berhasil, mari kita coba tips yang ketiga.

3. Obrolan Menarik yang Panjang

Tips ketika saya PDKT adalah mengajak  berbincang dengan berbagai macam topik. Dari situ, dia bisa menilai saya orangnya seperti apa, cara pikirnya bagaimana, sifat saya seperti apa.Disisi lain, dengan cara itu, saya jadi tertarik dengan dia, kepribadiannya, pembawaan dia dan karakternya juga. Lalu, berawal dari chat tersebut, kita jadi banyak sekali topik yang menarik untuk dibicarakan.

Dengan adanya banyak perbincangan yang menarik, maka akan makin bertambah dekatlah kita. Setelah itu, tidak menutup kemungkinan jika kamu bisa mengutarakan perasaanmu kepadanya.

4. Jangan Ngomongin Agama

Tidak disarankan ngomongin soal agama di masa PDKT. Jika kamu memang niat untuk mendapatkan perhatian dari gebetan jepangmu, maka jangan bicarakan soal agama di awal kalian PDKT. Cukup katakan bahwa kamu punya agama. Orang jepang tidak buta soal agama. Sejatinya, mereka menganut agama Budha, meski lebih banyak penganut kepercayaan Shinto, tetapi ada juga yang beragama Kristen maupun Islam.

kecuali kamu memang PDKT dengan orang jepang yang beragama Islam, maka saya tidak menyarankan untuk ngomongin soal agama. Karena, agama merupakan hal yang sensitif. Dan menurut pendapat saya yang masih cethek ilmu agamanya ini, urusan hidayah itu datangnya dari Tuhan. Sepaham apapun mereka mengenai agamamu, tetapi apabila Tuhan belum menyentuh hati mereka, maka tidak akan mungkin mereka akan tertarik mengikutimu.

Nah, untuk yang ini, saya juga belum bisa banyak memberikan tips, karena saat ini saya masih dalam proses bagaimana caranya agar Tuhan memberikan hidayah untuk cuppycake saya. Tetapi yang pasti, orang jepang akan lari apabila di awal PDKT kamu sudah ngomongin soal agama, apalagi ditambah embel2 kalau kamu ingin pasanganmu beragama sama. Percaya deh, mereka mundur duluan atau lari menghindar.

5. Kejutan Kecil

Berikan dia kejutan kecil yang dia tidak akan duga sebelumnya. Seperti misalkan berikan dia masakanmu disaat dia sedang ada deadline. Atau berikan dia coklat kesukaannya tanpa harus ada alasan atau hari istimewa.

Saya yakin 100%, cewek jepang mana yang akan nolak? Dia sudah punya pacar pun pasti akan menoleh padamu.

Nah, itu sekedar tips singkat dari saya. Pada akhirnya, kesuksesan kamu dalam mendapatkan pasangan orang jepang itu tergantung seberapa nyali kamu, dan apakah gebetan jepangmu itu adalah orang yang selama ini kamu doakan atau tidak.

Selamat mencoba dan semoga lekas jadian dengan gebetanmu yaaa...

Bisa dilihat versi youtube nya di SINI LOH

Wednesday, December 13, 2017

Sigisan Nodokamura, tempat terbaik untuk melepas penat perkotaan

Setelah perjalanan saya ke Nara 4 tahun yang lalu yangs aya tuangkan di tulisan ini, dan juga ulasan saya mengenai kuil Horyu-Ji, kali ini saya akan membahas mengenai sisi pedesaan dari Nara, yaitu tentang sebuah taman pertanian, lebih tepatnya semacam farm, yang lengkap dengan tanaman dan peternakan di dalamnya. 

Sigisan Nodokamura

Sigisan Nodokamura terletak di daerah Ikoma, sekitar 1 jam perjalanan dari Horyu-Ji dengan menggunakan mobil. Letaknya memang cukup jauh dari pusat kota, dan tepat di daerah pegunungan. Menjadikan daerah ini lebih dingin dibandingkan dengan daerah perkotaan sekitarnya. 

Disini, kita bisa melihat banyak sekali produk pertanian dan peternakan. Selain itu, disini pula dikembangkan berbagai macam tanaman hias yang berlokasi di dalam Begonia House. Selain begonia sendiri, terdapat juga tanaman khas tropis seperti pakis aji, paku-pakuan, anggrek, pisang, hingga kaktus.

www.ailovecinta4.blogspot.com
Begonia House

Waktu terbaik untuk berkunjung adalah ketika sedang pada musim tertentu, kecuali pada saat musim dingin. Ketika saya berkunjung, sangat terlambat untuk menikmati keindahan alam, dan juga belum sampai pada musim panen buah, sehingga sangat disayangkan sekali. Namun, saya masih dapat menikmati Pizza sayuran khas dari tempat ini. Lalu, ada apa saja di Sigisan Nodokamura?

Fruit Picking

Disini, kamu dapat melakukan aktivitas memetik buah sepuasnya. Cukup dengan membayar tiket untuk memetik buah (diluar tiket masuk), kamu dapat buah segar yang lezat. Buah-buahan yang dapat kamu petik di kala musimnya adalah:

  1.  Strawberry Picking

Waktu terbaik berkunjung    : Januari - Mei
Tiket aktivitas                       : Dewasa 1300 yen, remaja 1000 yen, balita 500 
                                                yen, bayi 200 yen
Batas waktu memetik           : 30 menit
Batas memetik                      : makan didalam sepuasnya
www.ailovecinta4.blogspot.com
Strawberry picking
(gambar diambil dari luar vinyl house)

   2. Shiitake Picking

Waktu terbaik berkunjung    : April - Mei dan September - November
Tiket aktivitas                       : free
Batas waktu memetik           : free
Batas memetik                      : 250 yen per 100 gram
www.ailovecinta4.blogspot.com
tempat yang digunakan untuk membudidayakan jamur shiitake
sayang sekali saat itu belum musim

   3. Corn Picking

Waktu terbaik berkunjung    : Juli - September
Tiket aktivitas                       : free
Batas waktu memetik           : free
Batas memetik                      : 150 yen per jagung

   4. Blueberry Picking

Waktu terbaik berkunjung    : Juli - Agustus
Tiket aktivitas                       : Dewasa 600 yen, anak 300 yen
Batas waktu memetik           : free
Batas memetik                      : makan di dalam rumah kaca

   5. Grape Picking

Waktu terbaik berkunjung    : Juli - September
Tiket aktivitas                       : 800 yen (dewasa dan anak)
Batas waktu memetik           : free
Batas memetik                      : all you can eat

   6. Sweet Potato Picking

Waktu terbaik berkunjung    : September - November
Tiket aktivitas                       : free
Batas waktu memetik           : free
Batas memetik                      : 250 yen per buah

   7. Orange Picking

Waktu terbaik berkunjung    : Oktober - November
Tiket aktivitas                       : 800 yen (dewasa dan anak)
Batas waktu memetik           : free
Batas memetik                      : all you can eat

   8. Chestnut Picking

Waktu terbaik berkunjung    : September - October
Tiket aktivitas                       : free
Batas waktu memetik           : free
Batas memetik                      : 150 yen per 100 gram
   
Selain buah, kita juga dapat mengambil telur, loh.

   9. Egg Picking

Waktu terbaik berkunjung    : setiap hari
Tiket aktivitas                       : free
Batas waktu memetik           : free
Batas memetik                      : 50 yen untuk satu kotak (5-6 telur)

Hanami (Enjoying Flower)

Selain kita bisa memetik buah, di tempat ini, kita juga bisa melakukan aktifitas orang jepang yang disebut dengan Hanami, yaitu altifitas menikmati indahnya bunga. Namun, sayang sekali, ketika saya berkunjung kesana, belum saatnya untuk Hanami, sehingga saya hanya menikmati ternak-ternak yang ada. Berikut adalah waktu yang tepat untuk berkunjung sehingga kita bisa menikmati Hanami.

1. Spring

Waktu terbaik berkunjung      : akhir Maret - akhir April
Bunga yang dapat dinikmati  : Sakura, Nano Flower (Brasicca napus), Pansy
                                                 Azalea, Magnolia

2. Summer

Waktu terbaik berkunjung      : Mei - September
Bunga yang dapat dinikmati  : Bunga Matahari, Hydrangea, Wisteria, Salvia
                                                  Lavender, Crepe Myrtle (Lagerstroemia indica)

3. Autumn

Waktu terbaik berkunjung      : Oktober - November
Bunga yang dapat dinikmati  : Cosmos, Lezpedeza, Spider Lily, Osmanthus, 

Barbeque Time

Karena Sigisan Nodokamura merupakan family park, maka disini adalah tempat terbaik untuk berpiknik bersama keluarga sambil menikmati barbeque. Kita bisa membawa daging sendiri, atau bisa juga membeli disana. Waktu yang tetap untuk berkunjung menikmati barbeque-an disini adalah mulai bulan April hingga bulan November. Dengan membayar 2000 yen per orang, kita dapat menikmati barbeque bersama banyak pengunjung.

Dengan 2000 yen itu, kita dapat senampan penuh sayuran segar hasil pertanian, daging ayam mentah, dan juga onigiri. Namun, ada juga beberapa set barbeque dengan daging sapi atau domba pilihan yang bisa kita pilih sesuai selera. Oh iya, disini tidak disediakan daging babi untuk barbeque loh, jadi untuk teman-teman yang beragama Islam bisa makan disini dengan tenang. 

Vegetable Pizza

Menu yang terkenal disini adalah pizza sayurannya. Harganya lebih mahal dari pizza di luar, yaitu 1200 yen. Namun kelebihannya adalah bahwa pizza disini menggunakan bahan baku sayuran segar langsung dari kebunnya. Selain pizza, dijual juga onigiri dan nasi yang ditanak secara tradisional sehingga mempunyai cita rasa yang berbeda dengan nasi pada umumnya.

www.ailovecinta4.blogspot.com
Tempat membeli Pizza sayuran

Bukan hanya menu tersebut yang ada, disini juga disediakan restoran dengan menu teishoku (menu Japanese set) khas jepang yang tidak kalah lezat dan segar. Kita juga dapat membeli produk seperti jam, asinan sayuran, madu dan lain lain. 
www.ailovecinta4.blogspot.com
Pizza sayuran dan hanya sayuran

Adventurous Spots 

Selain itu, kita dapat berpetualang di tempat ini. Ada tempat gelantungan, perosotan, hingga tempat memancing. Khusus untuk memancing, kita bisa membeli pelet seharga 150 yen dan menyewa alat pancing. namun sayang sekali, tempat memancingnya sangat jauh dari tempat kita menyewa alat pancing, perlu berjalan sekitar 5 menit untuk sampai, dan tempatnya sedikit kotor dengan air yang berwarna coklat dan tidak ada air mengalir. Saya tidak dapat memancing satu ekor ikan pun, namun semua pelet habis dimakan ikan.

www.ailovecinta4.blogspot.com
Salah satu spot berpetualang, tempat gelantungan

Bagi yang ingin bermain dengan kambing, disinilah tempatnya kita bisa melihat banyak kambing mengembek.
sungguh kambing yang sangat gemuk
Sayuran dan hewan ternak disini sangat terawat dengan baik. Sehingga kita tidak perlu khawatir akan kualitas produk pertanian yang dihasilkan. Selain itu, harganya sangat murah. Jika kalian ada waktu, cobalah berkunjung kemari. Bagi kami, tempat ini sungguh luar biasa, meski kami tidak jadi melakukan egg picking karena saya takut dipatuk ayam betina yang ganas-ganas itu hehe.

Berwisata Religi ke Horyu-Ji, Nara

Beberapa waktu lalu, saya berkesempatan berpetualang  ke Nara Prefecture. Namun, saya tidak mengunjungi Todaiji atau kuil buddha yang terkenal di nara yang banyak kijangnya itu. Kebetulan pula saya sudah pernah kesana 4 tahun yang lalu disini. Namun kali ini, petualangan saya membawa saya ke daerah lain di sekitar Nara. Dan berikut ini adalah sedikit ulasan saya mengenai surga tersembunyi di Nara. Kali ini adalah.....

Horyu-ji Temple


Menurut Wikipedia, kuil ini merupakan salah satu dari 7 kuil terbesar di Nara, Jepang. Dalam sejarahnya, kota Nara ini merupakan salah satu kota tertua di Jepang dan merupakan pusat pemerintahan pada jaman dahulu, sebelum memasuki Jaman Edo. Sehingga di Nara, banyak sekali kuil-kuil tua yang penuh dengan sejarah.

Kuil Horyu-ji sendiri merupakan kuil pemujaan Buddha, terkhusus kepada Bhaiṣajyaguru, Buddha penyembuh yang dianggap telah menyembuhkan ayah dari Prince Shotoku, salah satu pangeran terkenal di Nara pada masanya. Prince Shotoku sendiri adalah salah satu pangeran yang terkenal dengan langkah politiknya menyatukan kerajaan dengan pemerintahan modern. Uniknya, Prince Shotoku mempunyai keturunan Korea.

Di museum yang terdapat di dalam Horyu-ji temple ini, kita dapat melihat banyak sekali sejarah Prince Shotoku dan Buddha. Uniknya di museum itu, rupanya tidak hanya ajaran Buddha saja, melainkan ada juga sisipan ajaran Hindu. Hal itu terlihat dari adanya arca Bathara Indra dan Brahma, yang kita ketahui bahwa mereka berasal dari ajaran Hindu.

www.ailovecinta4.blogspot.com
Pintu gerbang Horyu-Ji


www.ailovecinta4.blogspot.com
Pagoda Horyu - Ji

www.ailovecinta4.blogspot.com
Yumedono roof decoration
Salah satu dekorasi unik pada kuil Horyi-Ji

Kuil Horyu-Ji ini sarat akan perjalanan Prince Shotoku dalam menjalani hidupnya dan juga ketika beliau belajar agama Budha.  Di samping itu, berkunjung di kuil ini bukan hanya mendapatkan sejarah, namun juga pemandangan menarik khas kota tradisional Jepang.

www.ailovecinta4.blogspot.com
Salah satu jalan menuju ke Horyu-Ji, yang dipenuhi dengan pohon pinus di kanan dan kirinya
www.ailovecinta4.blogspot.com
Kompleks di sekitar Horyu-Ji
Selain itu, bagi penggemar Pokemon Go, rupanya di tempat ini juga terdapat beberapa macam pokemon yang tidak dapat ditemukan di tempat lain loh. Namun, hati-hati jika bermain Pokemon Go disini, karena ada larangan di beberapa tempat penting agar tidak bermain Pokemon-Go.
www.ailovecinta4.blogspot.com
Pokemon Go 
Informasi lebih lengkap mengenai kuil ini dapat diakses melalui situs ini. Kita cukup membayar 300 yen untuk dapat memasuki pelataran kuil ini dan juga museumnya. Namun, sayang sekali kita tidak bisa mengambil gambar dan video di dalam museum, karena berisikan artefak asli peninggalan jaman Prince Shotoku.

Wednesday, December 6, 2017

If You Were In My Shoes V: Menyuruh Orang Bersyukur

curhatan allay kalau lagi galau


"Kamu itu jadi orang ga bersyukur banget"

"Seharusnya kamu itu bersyukur bukan malah mengeluh"

dan lain sebagainya, adalah kalimat-kalimat yang orang mudah katakan ketika mereka sebenarnya mengeluh karena mendengar lawan bicaranya mengeluh. Percayalah, dulu, jaman saya susah (meski sekarang lebih susah), sering banget orang ngoceh seperti itu. Tanpa mereka benar2 mengerti yang saya rasakan. Contohnya seperti ini, saya pernah mengeluh karena beasiswa saya hanya 30rb yen disaat orang lain beasiswanya minimal 80rb yen. Lalu, teman saya di Indonesia bilang seperti hal diatas. Saya tersontak kaget. Bayangkan, betapa wiridan alhamdulillah saya tiap hari setelah shalat itu seakan2 tidak ada artinya bagi dia, hanya karena saya mengeluhkan kerasnya hidup hanya dengan 30rb yen sebulan. Untung saja saya nggak cerita ke dia kalau saat ini saya bahkan nggak terima uang sama sekali alias 0 yen. Bisa-bisa makin dicap tidak bersyukur.

Tapi, begitulah manusia. Mudah sekali untuk mengutarakan sesuatu tanpa mereka pernah alami. Tapi, apabila hal itu diucapkan oleh orang yang punya keadaan lebih buruk dari saya, maka saya terima, oh mungkin memang saya kurang bersyukur.

Seperti baru saja saya alami, yang kemudian membuat saya mengurungkan niat untuk mengatakan hal tersebut. Ketika junior saya orang Cina Mongol bertanya pada saya apakah ada kunji jawaban dari soal2 ujian masuk master beberapa tahun sebelumnya, lalu saya mengatakan tidak ada. Dia membuat duck face di wajahnya menyiratkan bahwa dia kecewa.

Sebenarnya hampir saja saya terlontar mau bilang "harusnya kamu bersyukur karena sensei suka sama kamu dan dikasih soal2 beberapa tahun lalu", tapi saya urungkan. Saya kemudian memutuskan untuk bercerita bahwa di jaman kakak kelas saya, kemudian saya, dan 2 adek kelas saya dari Mongolia (Bukan Cina Mongol - Beda) dan Vietnam, juga seperti itu. Bahkan jaman saya dan kakak kelas saya malah boro-boro diberi kisi-kisi soal, kita hanya diberikan buku 1000 halaman berjudul Hydrology. Bisa dibayangkan bukan, buku setebal itu harus khatam dalam waktu 1 bulan untuk sebuah ujian masuk. Lalu, kemudian, ini anak baru keqinian dengan entengnya minta jawaban soal. Do you want me to slap you???.

Tapi saya nggak akan mukul siapa-siapa. Bahkan ketika jaman saya, proposal dan everything tidak pernah dipandu oleh blio. Semua mikir sendiri. Dan ini anak kecil dengan entengnya bilang "apa-apa harus mikir sendiri". Ya iyalah keleus. But the point is, bagi saya, mudah sekali untuk menyuruh adek tingkat saya itu untuk bersyukur. Namun, apakah itu adalah kalimat terbaik saya untuk dia? Saya berpikir bahwa itu tidak baik. Maka saya hanya bercerita padanya tentang apa yang terjadi, agar dia bisa belajar dengan sendirinya, memaknai perjuangannya sendiri. :)


Wednesday, November 29, 2017

Travelling: Koga Ninja Mura, Shiga Prefecture

Wisata Ninja di Kyoto

Beberapa waktu lalu, saya berkesempatan untuk mengunjungi Koga Ninja Mura atau Ninja Village Koga di Shiga Prefecture, Jepang, di dekat kota Kyoto. Bersama dengan kekasih saya, yang kebetulan punya hobi yang sama, kali ini kami menjelajah ke prefektur lain.

Koga Ninja Mura terletak di kaki bukit dan merupakan tempat yang disetting selayaknya jaman ninja pada masa lalu. Transportasi termudah untuk mencapai lokasi ini adalah dengan menggunakan mobil pribadi. Karena letaknya cukup jauh dari pusat kota, maupun daerah wisata lainnya. Namun, jika ingin menggunakan kereta api, kita bisa pergi ke Koka Station kemudian menaiki bus dari stasiun ke tempat ini.

Namun, disini kita bisa mengunjungi museum ninja yang memperlihatkan artefak peninggalan ninja. Kita bisa melihat berbagai macam kunai (pisau berujung kecil yang digunakan ninja sebagai alat pertahanan diri dan menyerang), shuriken (senjata yang berbentuk seperti bintang atau tanda nazi, yang digunakan ninja sebagai alat pertahanan diri dan menyerang), katana (pedang yang digunakan oleh samurai), kitab-kitab ninja, pakaian ninja dan juga alat-alat yang digunakan ninja dalam aksinya seperti menyeberang sungai, berjalan di air, memanjat dinding hingga bersembunyi.

alat ninja
Berbagai macam alat-alat yang dipakai ninja: shuriken dan semacam bumerang
Bangunannya pun didesain menyerupai bangunan tradisional Jepang pada jaman dahulu kala. Yaitu bangunan yang dibangun dari kayu dan beratapkan anyaman jerami sedemikian rupa, lengkap dengan fasilitas tempat persembunyian dan jalan rahasia untuk melarikan diri.

rumah ninja ailovecinta4.blogspot.com
salah satu bangunan rumah tradisional ala jaman ninja yang saat ini digunakan sebagai museum
Selain itu, kita juga bisa menikmati Ninja Course, yaitu bagaimana pelatihan untuk menjadi seorang ninja. Mulai dari berjalan di atas air, melempar shuriken, hingga memannjat tembok. Untuk berjalan diatas air, tidak dikenakan biaya, namun kebanyakan course ini diminati oleh anak-anak. Selain berjalan di atas air, bergelantungan di tali juga merupakan course yang banyak digemari oleh anak-anak. Sedangkan untuk orang dewasa, lebih banyak pada Shuriken Course dan memanjat tembok. Kita juga bisa menyewa pakaian ninja dengan berbagai warna, ada hitam, kuning, pink dan merah. Biaya sewa pakaian dikenakan 1000 yen untuk sekali sewa dengan deposit 1000 yen yang nanti akan dikembalikan setelah selesai memakai pakaian. Jika kita ingin membawa pulang pakaiannya, maka uang deposit tersebut tidak akan kembali.
melompat dinding ailovecinta4.blogspot.com
Saat saya berusaha memanjat dinding

Untuk Shuriken Course, kita dikenakan biaya 200 yen untuk mendapatkan 8 buah Shuriken yang bisa kita lempar. Ada 3 pilihan course, yaitu Nintama Course (untuk anak-anak), Kunoichi Course (untuk wanita dewasa) dan Ninja Course (untuk laki-laki dewasa). Saya memilih Kunoichi Course dan si dia memilih Ninja Course. Melempar shuriken itu ternyata susah, dari 8 shuriken yang kita punya, kami hanya mampu menancapkan 3 shuriken saja. Rupanya, cara melempar shuriken itu tidak seperti yang pernah kita lihat di anime Naruto. 

Cara melempar shuriken yang benar adalah:

1. Pegang hanya 1 ujung shuriken saja, bukan diletakkan di telapak tangan seperti di anime
2. Pegang shuriken dengan 3 jari dimana posisi jari tengah dan jari telunjuk di bagian belakang ujung dan ibu jari di bagian depan
3. Ketika melempar shuriken, angkat tangan kita hingga diatas kepala, kemudian arahkan ke target dan lempar dengan mengayun tangan kuat-kuat
ninja course ailovecinta4.blogspot.com
Hasil lemparan si dia, tidak kena target
kunoichi course ailovecinta4.blogspot.com
Hasil lemparan saya 1 tepat di tengah target, 1 masih di lingkaran, 1 tidak tepat
Jika kamu berniat untuk tinggal lama di Jepang, maka kamu harus memasukkan Koga Ninja Mura ke dalam daftar travellingmu. Biaya masuk ke Koga Ninja Mura 1000 yen. Tempat ini sungguh merupakan tempat yang sangat menarik untuk dikunjungi dan menambah pengalaman serta pengetahuan tentang sejarah ninja jepang.