Wednesday, April 20, 2022

Tentang Cincin Pertunangan yang Kebesaran

 Ada cerita tentang cincin pertunanganku yang kebesaran. 

Ketika dia berlutut di hadapanku untuk memintaku menikah dengannya adalah saat di kebun bunga kosmos. Begitu indah, dan tidak pernah aku bisa melupakan kenangan itu. Dia tidak membawa cincin. Sederhana saja, karena memang begitulah dia. Tentu saja aku langsung berkata, "Yes, I do!"


Satu minggu kemudian, dai mengajakku membeli cincin. Lalu dapatkan cincin perak bermata bunga yang sangat indah. Kita beli ketika ada diskon 50%. Aku pikir, itu adalah cincin pertunangan kami. Aku sangat bahagia karenanya. Tak hentinya aku memeluk lengannya ketika kami berjalan selepas dari toko perhiasan.



Namun ketika hari pertunangan yang resmi, yang di dalam bahasa Jepang disebut dengan yuino, dia dan kedua orang tuanya memberikan cincin pertunangan baru dengan tanpa sepengetahuanku sebelumnya. Cincin yang didesain khusus untuk saya oleh pamannya yang merupakan seorang kepala pengrajin perhiasan di salah satu brand cukup terkenal di Tokyo.


Hanya saja, ternyata ukurannya sedikit kebesaran. Padahal cincinnya sangat indah. Aku sampai menangis ketika melihatnya. Sedih rasanya tidak bisa menggunakan cincin itu di dalam keseharian, karena aku takut cincinnya akan jatuh tanpa sengaja. Akhirnya aku memakai cincin perak bermata bunga yang kami beli, dan menyimpan cincin pertunanganku di dalam kotak perhiasan. Lalu ketika kami menikah, tentu saja cincin pernikahan kami yang dipakai. 


Ternyata, memang rencana Tuhan itu luar biasa tidak pernah terprediksi oleh manusia. Di saat badan ini membengkak karena adanya anak kecil di dalam perutku, cincin pernikahanku tidak muat lagi. Dia menyarankan untuk aku memakai cincin pertunangan kami. Dan itu pas!!!! 


Akhirnya, aku punya kesempatan untuk menggunakan cicin pertunanganku. Rasanya senang sekali. Entah kenapa. Bahagia itu ternyata bisa sesederhana ini ya.....Terima kasih adek chan, karena kamu ada di perut ibu, ibu bisa memakai cincin pertunangan, kejutan terindah dari ayahmu untuk ibu.

This Is The Newest Post


EmoticonEmoticon